Simbiosis dokter dan laboratorium

Simbiosis mutualisme, sepertinya dua kata tersebut menggambarkan hubungan dokter dan laboratorium saat ini. Jika selama ini mutualisme dihubungkan dengan hal yang positif, simbiosis mutualisme kali ini tidak demikian. Ketika dokter membuat permintaan laboratorium untuk kepentingan diagnostik misalnya, ada sekian persen dari biaya laboratorium yang dibayar pasien akan diberikan oleh laboratorium kepada dokter tersebut. Laboratorium untung, dokter un tidak buntung. Hal tersebut adalah wajar-wajar saja, setidaknya itulah yang pertama kali kupikirkan saat baru tamat menjadi dokter.

Melanggar Kode Etik
Namun, apakah seluruh dokter saat ini sudah tahu bahwa hal tersebut melanggar kode etik. Perbuatan dokter yang menerima komisi dari laboratorium atau yang dikenal dengan istilah kickback, jelas merupakan pelanggaran kode etik. Hal tersebut tercantum dalam kode etik kedokteran Indonesia yang menyatakan bahwa : dokter dilarang mendapat atau meminta komisi dari sarana penunjang medis (misalnya laboratorium, radiologi dan sebagainya), atas pasien yang dirujuknya tersebut.

Nyatanya , hubungan tersebut tetap terjalin mesra karena pelanggaran kode etik tersebut selama ini hanya memberikan sanksi moral. Akibatnya kode etik terlihat tidak berharga dihadapan para dokter. Akhirnya, untuk mengtasi permasalahan tersebut, dikeluarkan suatu peraturan yang lebih tegas dengan sanksi yang lebih berat.

Peraturan Baru
Pada Agustus 2006 lalu, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) mengeluarkan Pedoman Penegakkan Disiplin Profesi Kedokteran. Salah satu poin penting dalam pedoman tersebut menyatakan bahwa menerima imbalan sebagai hasil dari merujuk atau meminta pemeriksaan atau memberikan resep obat/alat kesehatan merupakan salah satu bentuk pelanggaran disiplin kedokteran. Sanksinya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu dicabutnya ijin praktik dokter oleh Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI).

Akankah peraturan baru ini akan membendung simbiosis mutualisme ini, kita lihat saja nanti (Walaupun saya sendiri belum merasakan simbiosis ini)

Popularity: 9% [?]

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

cakmoki pernah posting serupa..mungkin pedes buat yg jln2nya dibayarin.. :D
vote cakmoki for menkes, kl ngga ya presiden lah.. :)

Leave a comment

(required)

(required)



eXTReMe Tracker