Proposal Daisakusen

Seharian ini kerjaan saya cuma menonton, karena hari ini kebetulan sedang libur dan tidak tahu harus mengerjakan apa. Job review sudah diserahkan ke content writer (mas shrine : dannylazuardi@yahoo.com). Mau jalan-jalan lagi malas, alhasil hari ini dinikmati dengan menonton film Jepang.
Pagi ini saya menyelesaikan film Gundam 00, dan ternyata endingnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Namun, adegan pertarungannya keren banget. Yang paling berkesan adalah film Proposal Daisakusen yang kutonton dari situs crunchycroll. Hanya ada 11 episode, tapi setiap ceritanya sangat menyentuh. Hampir saja membuatku ingin kembali kemasa lalu. Dan endingnya pun sangat keren.

proposal daisakusen

Proposal Daisakusen ini udah ngeraih penghargaan sebagai drama terbaik Jepang tahun 2007. Dan pemeran – pemeran utamanya juga mendapatkan best actor dan best actress Jepang tahun 2007. Terus, saking populernya, para penggemarnya pun minta drama ini dibuat versi spesialnya. Dan akhirnya terwujud dengan muncul lagi Proposal Daisakusen Special di tahun 2008 ini.

Ini dia reviewnya (saya ambil dari www.wikimu.com) :

Iwase Ken (Yamashita Tomohisa) dan Yoshida Rei (Nagasawa Masami) sudah berteman sejak SD dan selalu satu sekolah dan satu kelas hingga duduk di bangku SMA. Keduanya pun tetap masuk di universitas yang sama walaupun berbeda jurusan. Rei memilih masuk jurusan Arsitektur sedangkan Ken memilih jurusan Ekonomi (kalau nggak salah.. gue lupa ^-^V). Kini, ketika keduanya menginjak umur 22 tahun, Rei memutuskan untuk menikah dengan mantan guru PPL SMAnya yang bernama Tada Tetsuya (Naohito Fujiki). Nah, ketika hari pernikahan tiba, Ken tersadar kalau dia udah melakukan kesalahan yang sangat besar. Kesalahannya, sejak SMA hingga Rei memutuskan untuk menikah, Ken tidak pernah jujur pada Rei bahwa sebenarnya dia mencintai Rei. Wuih, di episode pertama ini, dilihatin banget gimana menyesalnya Ken yang udah menyia – nyiakankan waktu yang telah diberikan kepadanya selama ini. Tapi, apa daya, pernikahan yang berlangsung di gereja ini tetap berlangsung.

Nah, permulaan cerita yang sesungguhnya baru terjadi di acara gatheringnya gitu. Ya, kalau di sini kayak acara resepsinya deh. Jadi, salah satu dari 3 orang teman semasa SMA Rei, yakni Oku Eri (Eikura Nana), Tsurumi Hisashi (Hamada Gaku) dan Enokido Mikio (Hiraoka Yuta) mempersembahkan sebuah kado pernikahan. Yakni sebuah foto slideshow. Di sana, muncul foto – foto Rei sejak ia baru dilahirkan, masuk TK, SD, hingga foto – foto Rei dengan sahabat – sahabatnya di SMA. Nah, di sini nih Ken mulai inget masa – masa dia masih bisa deket banget sama Rei. Rasa menyesalpun kembali timbul. Rasanya Ken ingin sekali kembali ke masa – masa yang terekam di slide – slide itu dan merubahnya menjadi lebih baik. Siapa tahu saja setibanya di masa sekarang lagi, yang duduk di sebelah Rei bukanlah guru SMAnya, Tada Tetsuya. Melainkan dirinya sendiri.

Ketika Ken memohon dari dalam hatinya yang paling dalam, secara tiba – tiba muncul peri laki – laki. Dia, mengatakan kepada Ken bahwa dia bisa mengembalikan Ken ke masa lalu tapi hanya melalui foto – foto yang muncul di slideshow. Walaupun begitu, kesempatan setiap fotonya hanya sekali saja. Awalnya Ken sempet nggak percaya atas perkataan kakek peri itu. Tapi, setelah dijelaskan lagi, akhirnya Ken percaya dan memulai petualangannya untuk memperbaiki masa lalunya.

Nah, setiap episode di drama inipun berkisah tentang perjuangan Ken yang kembali ke masa lalu untuk memperjuangkan cintanya (foto di slidenya nggak sedikit. Jadi setelah Ken kembali dari masa lalu, dan menemukan bahwa Rei masih menikah dengan guru SMAnya, Ken kembali lagi ke masa lalu melalui foto yang berbeda hingga pada foto terakhir yang diambil oleh Mikio beberapa hari sebelum pernikahan Rei). Awalnya sih perjuangannya Ken lancar – lancar aja. Inilah yang ngebuat dia yakin bahwa Rei pasti bakalan nikah sama dia. Tapi, yang namanya drama nggak asik kalau ceritanya bahagia – bahagia aja. Jadi, dibuatlah di tengah – tengah cerita mulai muncul batu ganjalan, yakni sang guru SMA. Dengan begitu, misinya Ken jadi rada tersendat – sendat gitu. Apalagi, Ken ini masih aja minder buat mengungkapkan perasaan dia yang sebenernya ke Rei.
Yang paling berharga adalah pesan yang dapat kuambil dari film tersebut, yaitu NYATAKAN PERASAANMU PADA ORANG YANG KAU SUKAI, ATAU SUATU SAAT KITA AKAN MENYESALINYA.
dAN yang paling penting adalah : JANGAN MENUNDA APAPUN UNTUK BESOK-LAKUKAN SEGERA HARI INI.

“Although you can go back to the past, you would not change everything (maybe only changed some little things). Your future is depend on what you (will) do today.”

Popularity: 11% [?]

2 thoughts on “Proposal Daisakusen

  1. huum soal dorama ini… apa yaa
    awalnya keren… bikin penasaran, foto apalagi selanjutnya
    tapi lama2 ngikutin alur yang maju mundur, capek juga

    rada gemes aja ngeliat Ken, nggak juga menyatakan… bahkan sampai episode terakhirnya..

    tapi pemainnya keren2.. melihatnya jadi damai.. hohohoho
    setidaknya ada Masumi Nagasawa, Yamapi, n Fujiki Naohito

    ^__^”

    Aprilia’s last blog post..Posisi Indonesia dalam Putaran Perundingan DOHA

  2. hai..salam kenal..
    walo telat nonton,tp film ini bagus buat ditonton..suka banget..mgkn cinta dlm hal ini butuh proses kali ya(posisi ken pd saat itu tdk lah mudah)tp endingnya msh penasaran euy.rei jd ga ya sama ken?:)
    yg paling inget dr film ini.inget sebutan ken thd DKNY:Donto knocko New York;p hee….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website