<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pilih mana : Pro atau Kontra terhadap Uji Kompetensi Dokter</title>
	<atom:link href="http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter</link>
	<description>Apapun yang terjadi, patut disyukuri.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Sep 2010 05:54:50 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: iwan irawan</title>
		<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter#comment-4208</link>
		<dc:creator>iwan irawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 09:36:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nicopoundra.com/?p=7#comment-4208</guid>
		<description>Gua gak setuju dengan adanya ujian kompetensi,karena dengan adanya ujian ini dokter2 yang baru selesai studi malah menumpuk di kota,sementara di pelosok semua provinsi kekurangan dokter,mereka gimana mau PTT ke daerah sementara syarat PTT harus sudah lulus kompetensi.

Tidak mungkin seorang dokter di sumpah oleh beberapa orang profesor kalo mereka tidak berkompeten di bidangnya.

Jadi...bagi pemerintah yang berwenang di bidang ini terutama DEPKES RI,tolong di tinjau ulang mengenai kebijakan ini,saya merasa prihatin dengan sodara-sodara kita yang di papua,ntt,aceh,dan masih banyak lagi propinsi yang di di ibukota kabupatennya belum ada dokter.

solusinya : saya lebih setuju jika lulusan dokter di wajibkan untuk mengabdi kepada negara dengan cara wajib PTT.

Jika mereka tidak mau...jangan dikeluarkan surat izin prakteknya.

kepada Bpk presiden RI dan Ibu MENKES ini masalah serius di negri ini,jadi tolong di perhatikan,Terima kasih.

                                     kisaran,7 april 2010
                                     Wassalam

                                     iwan irawan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gua gak setuju dengan adanya ujian kompetensi,karena dengan adanya ujian ini dokter2 yang baru selesai studi malah menumpuk di kota,sementara di pelosok semua provinsi kekurangan dokter,mereka gimana mau PTT ke daerah sementara syarat PTT harus sudah lulus kompetensi.</p>
<p>Tidak mungkin seorang dokter di sumpah oleh beberapa orang profesor kalo mereka tidak berkompeten di bidangnya.</p>
<p>Jadi&#8230;bagi pemerintah yang berwenang di bidang ini terutama DEPKES RI,tolong di tinjau ulang mengenai kebijakan ini,saya merasa prihatin dengan sodara-sodara kita yang di papua,ntt,aceh,dan masih banyak lagi propinsi yang di di ibukota kabupatennya belum ada dokter.</p>
<p>solusinya : saya lebih setuju jika lulusan dokter di wajibkan untuk mengabdi kepada negara dengan cara wajib PTT.</p>
<p>Jika mereka tidak mau&#8230;jangan dikeluarkan surat izin prakteknya.</p>
<p>kepada Bpk presiden RI dan Ibu MENKES ini masalah serius di negri ini,jadi tolong di perhatikan,Terima kasih.</p>
<p>                                     kisaran,7 april 2010<br />
                                     Wassalam</p>
<p>                                     iwan irawan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: descy aulia kireida</title>
		<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter#comment-3521</link>
		<dc:creator>descy aulia kireida</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 06:57:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nicopoundra.com/?p=7#comment-3521</guid>
		<description>kira-kira angkatan aq berapa yah biaya FKui..?
skrg ini aq kelas 3 sma
dan ada keringanan tidak?
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kira-kira angkatan aq berapa yah biaya FKui..?<br />
skrg ini aq kelas 3 sma<br />
dan ada keringanan tidak?<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ricky</title>
		<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter#comment-139</link>
		<dc:creator>Ricky</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 08:47:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nicopoundra.com/?p=7#comment-139</guid>
		<description>Menurut saya, uji kompetensi cuma mempersulit birokrasi pengurusan SIP.
Misalnya saja ada TS yang tidak lulus dalam uji kompetensi itu, maka TS itu tidak bisa bekerja.
Meskipun ujian ke-3 (seandainya tetap gagal) merupakan ujian modul, toh UJUNG-UJUNG nya PASTI lulus toh?
Ini kan namanya mengeruk KEUNTUNGAN dan mengHAMBAT pekerjaan TS...

Kalau memang ingin MEMBATASI pergerakan TS dari luar negeri, mengapa tidak mereka saja yang harus uji kompetensi? toh, mungkin ada pelajaran yang berbeda yang tidak dapat diterapkan di Indonesia.

Kalau alasan untuk ujian itu mahal, mengapa ada pembagian 50 % untuk panitia uji kompetensi dan 50 % untuk panitia lokal?
Ini namanya PERMAINAN cari uang... apa udah bingung nyari uang sampai2 membebankan TS?

Kalau memang mau ikut seperti luar negeri, maka semua DOKTER WAJIB ikut uji kompetensi misalkan tiap 5 atau 10 tahun.
Jujur saja ya, mungkin kalau dr. Sugito sendiri ikut uji kompetensi belum tentu langsung lulus koq? ;)
Kalau memang harus pakai akumulasi 250 SKP, ini kan namanya PEMOROTAN juga?
Bayangkan saja, jika tiap seminar katakanlah 5 SKP, maka untuk 250 SKP diperlukan 50 acara ilmiah atau seminar.
Rata2 tiap seminar Rp 100rb, maka total untuk 250 SKP kan 5 juta.

Lagi2 ini sebenarnya ajang CARI DUIT untuk para panitia yang ada.
Heran ya, memang sudah budaya Indonesia barangkali MEMPERSULIT yang seharusnya MUDAH, sampai ada slogan dari iklan rokok : Kalau ada yang sulit, kenapa harus dipermudah?

Kemudian, dengan alasan TS yang sistem pendidikannya KBK, tidak perlu lagi uji kompetensi. Apakah memang mereka sudah pasti LULUS kalau uji itu tetap diberlakukan?

Pak dr. Sugito yang terhormat, mohon diperhatikan lagi lah masalah uji kompetensi ini. Saya berpandangan dr. Sugito secara tidak langsung mencari keuntungan ditengah himpitan ekonomi yang sedang sulit-sulitnya.
Terus terang saja, tidak semua TS berasal dari keluarga yang mampu, kan?
Bayangkan saja, kalau orang tua TS tidak bekerja lagi tetapi mereka harus tetap membiayai kehidupan anak mereka. bagaimana itu bisa tidak menjadi bahan pertimbangan bapak?

Allah memberikan manusia kebijaksanaan untuk digunakan, bukan hanya untuk mencari keuntungan semata.


Wassalam,


Ricky</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, uji kompetensi cuma mempersulit birokrasi pengurusan SIP.<br />
Misalnya saja ada TS yang tidak lulus dalam uji kompetensi itu, maka TS itu tidak bisa bekerja.<br />
Meskipun ujian ke-3 (seandainya tetap gagal) merupakan ujian modul, toh UJUNG-UJUNG nya PASTI lulus toh?<br />
Ini kan namanya mengeruk KEUNTUNGAN dan mengHAMBAT pekerjaan TS&#8230;</p>
<p>Kalau memang ingin MEMBATASI pergerakan TS dari luar negeri, mengapa tidak mereka saja yang harus uji kompetensi? toh, mungkin ada pelajaran yang berbeda yang tidak dapat diterapkan di Indonesia.</p>
<p>Kalau alasan untuk ujian itu mahal, mengapa ada pembagian 50 % untuk panitia uji kompetensi dan 50 % untuk panitia lokal?<br />
Ini namanya PERMAINAN cari uang&#8230; apa udah bingung nyari uang sampai2 membebankan TS?</p>
<p>Kalau memang mau ikut seperti luar negeri, maka semua DOKTER WAJIB ikut uji kompetensi misalkan tiap 5 atau 10 tahun.<br />
Jujur saja ya, mungkin kalau dr. Sugito sendiri ikut uji kompetensi belum tentu langsung lulus koq? <img src='http://nicopoundra.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Kalau memang harus pakai akumulasi 250 SKP, ini kan namanya PEMOROTAN juga?<br />
Bayangkan saja, jika tiap seminar katakanlah 5 SKP, maka untuk 250 SKP diperlukan 50 acara ilmiah atau seminar.<br />
Rata2 tiap seminar Rp 100rb, maka total untuk 250 SKP kan 5 juta.</p>
<p>Lagi2 ini sebenarnya ajang CARI DUIT untuk para panitia yang ada.<br />
Heran ya, memang sudah budaya Indonesia barangkali MEMPERSULIT yang seharusnya MUDAH, sampai ada slogan dari iklan rokok : Kalau ada yang sulit, kenapa harus dipermudah?</p>
<p>Kemudian, dengan alasan TS yang sistem pendidikannya KBK, tidak perlu lagi uji kompetensi. Apakah memang mereka sudah pasti LULUS kalau uji itu tetap diberlakukan?</p>
<p>Pak dr. Sugito yang terhormat, mohon diperhatikan lagi lah masalah uji kompetensi ini. Saya berpandangan dr. Sugito secara tidak langsung mencari keuntungan ditengah himpitan ekonomi yang sedang sulit-sulitnya.<br />
Terus terang saja, tidak semua TS berasal dari keluarga yang mampu, kan?<br />
Bayangkan saja, kalau orang tua TS tidak bekerja lagi tetapi mereka harus tetap membiayai kehidupan anak mereka. bagaimana itu bisa tidak menjadi bahan pertimbangan bapak?</p>
<p>Allah memberikan manusia kebijaksanaan untuk digunakan, bukan hanya untuk mencari keuntungan semata.</p>
<p>Wassalam,</p>
<p>Ricky</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nico</title>
		<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter#comment-63</link>
		<dc:creator>Nico</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 15:01:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nicopoundra.com/?p=7#comment-63</guid>
		<description>Saya sendiri sebenarnya netral, pro agar meningkatkan kualitas dokter,tp kontra terhadap aturan2 yg malah mempersulit para dokter. Tamat dokter ga bisa lsg kerja,nunggu 3 bln utk ikut uj kompetensi. Setelah lulus, msh belum dapet STR, katanya bisa ampe 3 bulan baru keluar STR. Indonesia...indonesia, inilah negaraku :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sendiri sebenarnya netral, pro agar meningkatkan kualitas dokter,tp kontra terhadap aturan2 yg malah mempersulit para dokter. Tamat dokter ga bisa lsg kerja,nunggu 3 bln utk ikut uj kompetensi. Setelah lulus, msh belum dapet STR, katanya bisa ampe 3 bulan baru keluar STR. Indonesia&#8230;indonesia, inilah negaraku <img src='http://nicopoundra.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yo2k</title>
		<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter#comment-62</link>
		<dc:creator>yo2k</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 13:56:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nicopoundra.com/?p=7#comment-62</guid>
		<description>uji kompetensi sungguh jln yg bisa dibuat patokan buat sejauh mana kemmpuan lulusan para dokter dari universitasnya masing2,semakin bnykna malpraktek adalah suatu dasr knp ujian kompetensi diberlakukan,tapi tidak sesimpel itu kita melihatnya,kita harus melibatkn beberapa fktor dan unsur untuk menjdkn ujin kompetensi dilksnkn.Pada prinsipnya saya setuju untk dilkukan UKDI tsb,namun perlu adanya pembenhan dari segi dministrasi,yaitu knp pd saat pendaftaran UKDI terlmpir biaya untuk STR sebesar 250ribu,yg mjdi pertnyaan sya knp hrus dibyarkan sebelum para dokter lulus mengikuti tes tsb,apabila tidk lulus tes trus ungnya jd hangus????????ato menguap entah kesiapa????itulh yg hrus dipikirkn bersama2,apa g sebaiknya biaya tuk STR dibyr setelah para dokter lu2s tes.trima ksih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>uji kompetensi sungguh jln yg bisa dibuat patokan buat sejauh mana kemmpuan lulusan para dokter dari universitasnya masing2,semakin bnykna malpraktek adalah suatu dasr knp ujian kompetensi diberlakukan,tapi tidak sesimpel itu kita melihatnya,kita harus melibatkn beberapa fktor dan unsur untuk menjdkn ujin kompetensi dilksnkn.Pada prinsipnya saya setuju untk dilkukan UKDI tsb,namun perlu adanya pembenhan dari segi dministrasi,yaitu knp pd saat pendaftaran UKDI terlmpir biaya untuk STR sebesar 250ribu,yg mjdi pertnyaan sya knp hrus dibyarkan sebelum para dokter lulus mengikuti tes tsb,apabila tidk lulus tes trus ungnya jd hangus????????ato menguap entah kesiapa????itulh yg hrus dipikirkn bersama2,apa g sebaiknya biaya tuk STR dibyr setelah para dokter lu2s tes.trima ksih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dr. Iyan</title>
		<link>http://nicopoundra.com/pilih-mana-pro-atau-kontra-terhadap-uji-kompetensi-dokter#comment-53</link>
		<dc:creator>Dr. Iyan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 05:27:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://nicopoundra.com/?p=7#comment-53</guid>
		<description>Tanpa standard yang jelas.
kompetensi hanya akan membawa indonesia ke arah yang jauh lebih mundur.

yang pro kompetensi (tanpa standard yang jelas) silahkan go to hell.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tanpa standard yang jelas.<br />
kompetensi hanya akan membawa indonesia ke arah yang jauh lebih mundur.</p>
<p>yang pro kompetensi (tanpa standard yang jelas) silahkan go to hell.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
