Pengobatan Hipertensi Masa Depan

Setiap hari pasti saya selalu menemui pasien hipertensi yang datang berobat ke klinik. Entah berarapun pasien saya hari itu, diantaranya pasti ada yang menderita hipertensi. Semakin banyaknya penderita hipertensi yang saya temukan menarik minat saya untuk mempelajari jenis pengobatan hipertensi yang terbaru. Penyakit hipertensi atau yang biasa dikenal dengan penyakit darah tinggi ini telah menjadi fenomena yang menakutkan. Peningkatan jumlah penderita darah tinggi mencapai angka yang sangat tinggi dan diperkirakan pada tahun 2035 nanti, satu diantara empat orang berusia di atas 45 tahun akan menderita darah tinggi.
Obat hipertensi saat ini telah berkembang pesat dan menjanjikan. Lahir generasi terbaru yang mekanisme penurunan tekanan darahnya berbeda dengan obat terdahulu. Ada 12 golongan obat anti hipertensi baru yang sedang dikembangkan termasuk terapi gen. Generasi terbaru tersebut antara lain adalah golongan penghambat endotelin (golongan -sentan, contohnya bosentan).
Obat anti endotelin bekerja sama (sinergis) dengan obat anti hipertensi yang telah mapan dan telah dipakai oleh masyarakat luas, sehingga kita masih dapat menggunakan obat lama dan baru secara bersama-sama. Saya sendiri sering menggunakan obat penghambat angiotensin converting enzyme/ ACE (captopril), angiostensin II receptor blocker (valsartan) dan calcium channel blocker (nifedipin, amlodipin, diltiazem). Selain itu anti endotelin juga bekerja sama dengan aspirin dosis rendah yang biasa kita pakai sebagai anti radang, pengencer darah dan untuk kepentingan jantung koroner.

Obat golongan baru lainnya adalah aliskiren, yaitu golongan penghambat renin dan eplerenon (golongan antagonis aldosteron). Namun sayangnya obat tersebut belum ada di negara kita, hanya terdapat di Amerika.
Lebih uniknya lagi, kita tidak perlu memberi sampai 3 macam obat hipertensi jika ingin menggunakan obat lama dan baru seperti yang saya katakan tadi, tetapi sebagian besar obat tersebut telah disediakan dalam satu tablet atau kapsul sekaligus agar pasien dapat lebih patuh dan nyaman minum obat. Bayangkan jika pasien harus minum 2-3 obat hipertensi setiap hari, bisa-bisa malah pasiennya akan kebosanan.

Popularity: 21% [?]

2 thoughts on “Pengobatan Hipertensi Masa Depan

  1. Good data, a number of thanks to the author. It’s puzzling to me now, basically, the usefulness as well as significance is overpowering. Drastically thanks once more and better of luck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website