Alangkah Lucunya Kota Ini

Kota ini begitu lucu, kota ini sangat pesat berkembang, kota yang katanya perputaran uangnya hampir 4 miliar perminggu, saking kayanya kota ini, fortuner dan pajero berseriweran disini…setahun saja begitu banyak yang berubah dari kota tempatku bertugas ini.Hanya satu yang tidak pernah berubah, mati lampu disini seperti minum obat, lebih dari 3 kali sehari. Lucunya, tidak ada yang protes dan komplain tentang hal ini, tampaknya semua telah pasrah…alasannya, masih untung ada listrik, banyak desa yang malah belum ada listrik.Lebih lucunya lagi, 3 hari 3 malam kami sempat mati listrik seharian, hanya hidup beberapa jam saja. Bayangkanlah semua harus bertugas dengan suasana gelap, kadangkala kami harus menolong persalinan dengan keadaan mati lampu mendadak, sedangkan kami harus mengeluarkan bayi yang sudah di depan jalan lahir, kadangkala ketika kami sedang menjahit luka serius, tiba2 lampu mati dan  kami terpaksa menunggu jenset dihidupkan.Lebih lucunya lagi bahan bakar disini sering kosong, untuk mendapatkan premium saja kami harus menunggu dari subuh agar mendapatkan bensin. Bagaimana bisa mengisi jenset jika bahan bakar sering habis.
Disini semua praktisi kesehatan boleh praktek, dari perawat sampai bidan bisa mengobati pasien, tapi selalu dokter yang ditegur oleh kepala daerahnya atau lsm hanya karena datang terlambat saat ada pasien, padahal saat itu dokter nya sedang sholat atau sedang makan. Dokter juga manusia, bukan robot. Sedangkan saat seorang dokter sudah bekerja dengan sungguh2 dan mengorbankan waktu dan tenaganya setiap saat, ia hanya dihargai Rp 6000/pasien dan masih juga tidak dihargai. Alangkah lucunya…

Sebenarnya ini hanya sekelumit cerita yang mungkin sering terjadi di sekeliling dokter, dan mungkin banyak yang lebih parah dari kejadian ini. Tapi saya hanya ingin mengungkapkan perasaan yang tidak tahu harus disampaikan kemana. Semoga saja ada sedikit penghargaan untuk dokter.Semoga saja tidak selalu dokter yang dicari celah kesalahannya, semoga saja semua bisa saling instropeksi bahwa semuanya saling membutuhkan dan harus berkomitmen dengan apa yang sudah menjadi ilmu dan kompetensinya.Semoga kota ini tidak hanya maju dari segi ekonominya, tapi lebih dari itu, maju juga dalam infra struktur nya, listrik, air dan fasilitas yang membuat semuanya merasa nyaman dan merasa dihargai.

Popularity: 22% [?]

I’m Back : Online again

Setelah satu bulan lebih saya tidak bisa online, mulai hari ini saya kembali ke dunia maya. Satu bulan yang lalu terjadi gangguan massal terhadap jaringan Speedy di kota Palembang, namun ternyata Speedy di rumahku merupakan salah satu line yang paling bermasalah.

Saya menghubungi 147 hingga tiga kali lebih (hampir tiap minggu saat saya tiba di Palembang), tapi tiap kali pula tidak ada perbaikan. Saya pun menghubungi kantor cabang telkom terdekat, tapi ternyata hasilnya sama saja, mereka hanya melaporkan lewat D3-online. Masalahnya adalah ketika akan connect, lampu link di modem speedy tidak menyala, dan hasilnya sampai 4 minggu lebih saya tidak dapat berhubungan dengan internet dan terpaksa membayar abonemen tanpa ada pemakaian.

Contine reading

Popularity: 20% [?]

Dragonball Z akan dibuat versi real (the Movie)

Dragonball

Wah…keren! Keren! Dan wajib nonton, karena saya penggemar berat Dragonball Z sejak umur 7 tahun, maka saya wajib menonton seluruh film yang berbau Dragonball. Ga disangka ternyata Dragonball Z dibuat versi nyatanya, tapi mungkin ga akan sekeren film kartunnya.

Karakter ciptaan Akira Toriyama tersebut tidak akan dapat hilang dimakan waktu, walau sudah beberapa puluh tahun…tapi Dragonball akan terus dikenang oleh para penggemarnya, bahkan beberapa manga terkenal meneladani karakter Dragonball (contoh saja Masashi Kishimoto, pencipta karakter Naruto yang sangat tergila-gila dengan Dragonball dan berusaha mengejar Akira Toriyama).

Pokoknya, afirmasi berikutnya adalah menonton Dragonball The Movie! Super Saiya…!

Contine reading

Popularity: 18% [?]

Beasiswa PPDS-BK dari DEPKES tahun 2008 | 2009 | 2010

Barusan tadi malam ketemu ama ayuk residen waktu jalan-jalan di mall bareng ortu, terus setelah sedikit reuni dan berbincang-bincang saya dapat informasi kalau ternyata DEPKES sedang membuka beasiswa. Pulang kerumah langsung deh browsing di internet dan menemukan informasi Beasiswa PPDS-BK DEPKES ini. Pertama saya mampir ke situs resminya PPDS FK UGM, lalu secara ga sengaja meluncur ke blognya mbak meity. Ohya, bagi yang ingin mengikuti PTT pusat bisa baca informasinya dipostingan gua terdahulu atau langsung melakukan pendaftaran registrasi online PTT pusat periode September 2008 disini.

Beasiswa PPDS ini dikenal dgn PPDS-BK alias PPDS Berbasis Kompetensi (PPDS DEPKES)
Menurut info yang gua dapat dari internet, untuk tahun 2008 ini ditargetkan untuk 700 orang saja, namun karena kurangnya sosialisasi maka baru terlaksana 250 orang yang telah berhasil lulus dan mendapatkan beasiswa untuk periode Juli 2008 ini ( padahal yang ikutan seleksi 1.400 ). Kabarnya untuk tahun 2009 akan diperbanyak menjadi 1700 PPDS diseluruh indonesia. Hal ini dilakukan DEPKES untuk pemerataan Spesialis di daerah2 supaya tidak menumpuk diperkotaan. Namun sayangnya Program ini tidak untuk selamanya. Hanya berlaku sampai 2010 saja.

Contine reading

Popularity: 62% [?]

Dokter Indonesia kalah pinter? Ga sudi deh

 Masak di koran ditulis kalau dokter Indo kalah pinter dibanding dokter Singapura….Kurang ajar gak (langsung kukoyakke koran itu, kubakar, kuminum, terus kuludahin yang ngomong)!!! Kalau dibilang Indonesia lebih korup, lebih nepotisme aku percayo (kukasih duit kalau ado yg ngomong)…kalau dibilang kalah dalam pelayanan kesehatan, aku yakin….tapi kalau dibilang Dokter lebih goblok…Dak sudi bangettttt.

Kalau orang mau niat berobat ke Singapura…ya mereka sih rela2 aja diperiksa dari ujung rambut sampe jempol kaki sebelah kiri…mereka juga rela2 ngeluarin duit dalam jumlah juta2 buat rontgen, mri, Ct scan…..Ya jelas aja penyakitnya ketemu!!! Kalau masih gak ketemu itu lah goblok nian dokternya. Kalau di Indonesia ada orang yang mengeluh ‘pusing’…terus kami periksa syaraf, rontgen, Ct scan, mata (jutaan sih harganya)…bisa ditujah, dikejer, diludahin sekampung……kalau dak percaya suruh aja dokter Singapur praktek seperti itu disini.

Contine reading

Popularity: 9% [?]

Dokter juga manusia: ada yang jahat-ada yang baik

Miris juga hati membaca curhat dari blognya mbak sri disini. Betapa tidak, ternyata profesi dokter makin menyedihkan saja. Ternyata ada juga dokter yang bertindak demikian, yang mungkin hanya mengejar materi dan melupakan sumpah yang pernah diucapkannya di atas kitab suci. Saya turut bersimpati terhadap kejadian tersebut.

Namun menanggapi kasus tersebut, saya tidak membela siapa-siapa. Saya sendiri merasa sangat berat menyandang profesi ini. Saat menjalankan pendidikannya saja sudah sangat berat, betapa mental hampir dibuat jadi gila karena sistemnya yang benar-benar mengerikan. Tidak akan dapat dibayangkan kecuali merasakannya sendiri.

Pintar itu tidak penting dalam dunia kedokteran, karena semuanya dianggap telah pintar saat kita lulus masuk FK. Namun, yang paling penting di FK adalah attitude-yang higga kini saya masih bingung dengan batasa-batasan attitude tersebut. Salah satu dosen saya yang masih menyimpan kenangan pahit dalam masa pendidikannya sempat menuangkannya di blog ini, padahal kejadiannya sudah 20 tahun lalu. Contine reading

Popularity: 8% [?]

Gossip Jalanan versi Slank, apakah DPR pantas marah?

Kali ini DPR sedang kebakaran jengot, mereka sedang sibuk menghadapai kasus baru. Bukan karena masalah korupsi yang belum bisa diselesaikan oleh para wakil rakyat kita, bukan juga masalah gizi buruk dkinan yang makin banyak, tapi gerah karena kasus lirik lagu Slank yang dianggap menghina wakil rakyat yang “terhormat”.

Sebenarnya apakah penting DPR harus menggugat lirik lagu tersebut, bagi sebagian anggota DPR mungkin saja hal itu penting-tapi adakah hubungannya dengan tugas mereka sebagai wakil rakyat. Kalau dipikirkan dengan jernih, lirik lagu Slank tersebut mungkin saja sebagai kritikan secara tidak langsung agar DPR menjadi lebih baik dan lebih hati-hati, terutama dalam membuat Undang-Undang. Kalau saja memang DPR tidak merasa seperti yang dibicarakan dalam lirik lagu tersebut, mengapa DPR harus marah? Atau apakah ini berarti DPR memang benar seperti yang ditulis dalam lirik lagu dibawah ini :
Contine reading

Popularity: 8% [?]

Menjadi dokter di ujung dunia….

Ketika kamu dilantik jadi dokter!! Cuman kebingungan….yang akan melandamu!!! Mau praktek dimana? Mau ngambil spesialis? Mau PTT?…enak kalau ortu kita punya uang banyak,,,,dokter terkenal….koneksi di Dinkes banyak….Bagi yang nggakkkk???? Bingung!!!! Haa3

· “ada hantu dak cip disana?” Putri nanya. Saya bilang aja…”kalau di desa tuh malah ada perkumpulannya…contohnya Ikatan Kuntilanak Indonesia..tiap hari jangan kuatir dak didatangi mahluk halus,dari yang cuman nakut-nakutin sampe minta konsultasi kesehatan gratis. Jadi jangan heran sampe jam 2 malem kita tetap harus buka praktek di sana.(pasiennya Gondoruwo, Gerandong, mak Lampir, hantu wewe!!)…kalau kita nekat gak buka 24 jam, tiap malem bakal dicekik samo mahluk halus tersebut… Putri menjerit ketakutan…kemudian bingung!

· Putu bilang “aku mau langsung ngambil spesialis!”….cukup saya beri nasehat”Kita udah 6 tahun mati-matian belajar…sudah jadi dokter! Mau jadi spesialis (6 tahun)! Sudah jadi spesialis mau jadi konsultan (10 tahun)… itu semua mahal!!…masih mau dibiayai semua oleh ortu. Setelah punya gelar dokter..”Benar benar memalukan! Apalagi kebanggaanmu sebagai dokter bila masih bersandar di ketiak orang tuamu”….. inget!!! Mereka semakin tua!!! Semakin dekat ke liang kubur!! Bahagiakanlah mereka, jangan cuman mau bersandar… Mandiri dikit donnnkkkk!!!” putu terduduk lemas….kemudian bingung!!
Contine reading

Popularity: 8% [?]

Another side of “dunia kedokteran”

Jadi dokter itu enak!! Eit tunggu dulu….. menjadi istri dokter enak!!! Eit baca dulu yang di bawah ini…punya pacar dokter enak!!! Eit coba rasakan dulu (jangan percaya sebelum merasakan)…jadi anak dokter itu enak!!! Eh, tapi punya orang tua dokter juga belum tentu enak……..Tapi dari kesemua itu belum ada kedengaran di telingaku, ada dokter yang mati kelaparan, mati kehausan, ataupun mati kepanasan (karena tidak punya rumah)….paling yang pernah kudengar dan kubaca. Dokter dibunuh pasiennya! Dokter mati bunuh diri karena tidak kuat mental waktu pendidikan! Dokter mati karena kecelakaan karena pengen cepet-cepet ke tempat praktek!!! Mati kena AIDS atau hepatitis akibat salah suntik waktu ngambil darah/operasi (ini yg paling siallll)!!! Ternyata masih banyak sisi lain di balik dunia kedokteran….kucoba bahas satu persatu.
Contine reading

Popularity: 26% [?]