Kerokan : bukan lagi terapi kampung (II)

Penelitian lebih dalam mengenai manfaat kerokan dilakukan di Universita Sebelas Maret Solo. Hasilnya cukup mencengangkan. Di bawah bimbingan tiga Guru Besar FK Airlangga Surabaya, akhirnya terciptalah kesimpulan bahwa kerokan dapat menyebabkan kenaikan kadar Beta-endorfin yang bermakna sehingga akan mengurangi rasa nyeri otot (mialgia), menimbulkan rasa nyaman, segar, eforia. Kadar PGE2 (Prostaglandin E2) yang menurun menyebabkan mialgia berkurang.
Apa sebenarnya PGE2 itu? Kenyataannya, PGE2 merupakan biang kerok penyebab rasanyeri pada mialgia (nyeri otot). Jika PGE2 naik maka akan menaikkan kepekaan nosiseptor yang disebut sentra sensitisasi. Sehingga jika kadar PGE2 bisa diturunkan maka rasa nyeri tersebut juga akan berkurang. PGE2 ini merupakan produk metabolisme asam arakidonat pada membran sel dengan perantara enzim siklooksigenase. PGE2 menyebabkan rasa nyeri karena menaikkan kepekaan nosiseptor. Tinggi rendahnya kadar PGE2 akan mempunyai korelasi dengan berat ringannya mialgia.
Contine reading

Popularity: 11% [?]

Kerokan bukan lagi terapi kampung

kerokan

Kejadian ini terjadi di Ruwais, Uni Emirat Arab beberapa waktu yang lalu dan tersebar di beberapa mailing list (milis).
Alkisah, seorang ibu Indonesia yang bermukim di Ruwais mengantarkan anaknya berobat, karena sakit demam. Ketika sampai di rumah sakit, sang dokter begitu terkejut ketika melihat sekujur tubuhnya bergaris-garis merah seperti kena cambukan.
Dengan keterbatasan bahasa Inggris yang dipunyai sang ibu, dia berusaha menjelaskan kenapa ada garis-garis merah di seluruh tubuh sang anak. tetapi sang dokter tidak percaya bahkan semakin curiga ada unsur penyiksaan dan bahaya dalam kasus ini. Apalagi setelah sang anak menjawab “Yes” ketika ditanya “did your mother hit you?”
Tidak ada ampun, dokter itupun segera melaporkan ibu ini kepada polisi Ruwais. Masalah kemudian bertambah ruwet dan meluas, ketika sang ayah pun dipanggil ke kantor polisi.
Investigasi sektoral dilakukan marathon kepada keluarga Indonesia ini. Tidak bisa dibayangkan seharian harus berurusan dengan polisi, hanya gara-gara”kerokan”. Dan polisi tidak akan melepas status mereka sebelum sang dokter mencabut pengaduannya.
Contine reading

Popularity: 11% [?]